Terpopuler

[getBreaking results="5" label="recent"]

Sukses menyusui / memberi ASI

Pada kesempatan ini, Blackexpo.or.id akan mengulas tentang , dengan judul artikel Sukses menyusui / memberi ASI.

Artikel Terkait Kesehatan Reproduksi
Jangan lupa membaca artikel sebelumnya di > Portal Informasi Indonesia.

BacaLagi.ID - Sukses memberi ASI, sebenarnya hampir semua ibu yang telah melahirkan dapat menyusui (memberikan ASI pada bayi) bayi mereka terkecuali ada halangan alasan medis sehingga sang ibu tidak dapat menyusui bayi mereka.

Agar sang ibu sukses dalam memberikan ASI pada bayi mereka ada beberapa hal yang harus dilakukan diantaranya,
  1. Sebisa mungkin usahakan untuk menyusui bayi satu jam setelah melahirkan. Selain mendapatkan manfaat dari Kolostrum, Juga merangsang bekerjanya refleks mengeluarkan air susu.
  2. Susui bayi kapan pun, bayi menginginkannya.
  3. Keluarkan ASI kamu baik dengan mesin, atau diperah dengan tangan  saat kamu tidak bersama dengan bayi kamu. Dengan demikian tubuh kamu tetap terangsang untuk tetap memproduksi ASI.
  4. Usahakan pikiran kamu tetap rileks dan jauh dari stres agar produksi ASI tetap lancar, serta istirahat yang cukup.


Memberikan ASI pada bayi, bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan  bayi akan makanan fisik (ASI), dengan memberikan ASI seorang ibu juga akan memberikan "makanan" psikologis untuk sang bayi. Ada beberapa hal yang perlu kamu perhatikan agar sukses untuk memberi ASI:

Pilih rumah sakit yang tepat
  • Rumah sakit yang mengizinkan ibu memberikan ASI kepada bayinya segera setelah dilahirkan. Hal ini akan merangsang bekerjanya refleks pengeluaran air susu (let-down reflex).
  • Memiliki fasilitas rooming-in, dimana bayi bisa berada dalam satu kamar bersama ibunya. Dengan begitu ibu dapat menyusui kapanpun bayi menginginkan ASI.
  • Ibu tidak memberikan apapun kepada bayinya selain ASI.
Jaga selalu kebersihan
  • Sebelum memijat atau memerah ASI cucilah kedua belah tangan.
  • Bersihkan puting dan aorela (daerah hitam sekitar puting) dengan kapas yang telah direndam dengan air hangat.
Cari posisi yang nyaman untuk bayi dan ibu
  • Ibu dapat memilih posisi duduk, tidur miring atau terlentang (seperti sesaat setelah melairkan). kamu dapat mencari informasi mengenai berbagai posisi menyusui yang benar dan nyaman.
  • Selama memberikan ASI  elus-elus tubuh bayi, tatap kedua mata bayi dan bicara dengan lembut kepada bayi kamu.
Ciptakan suasana yang nyaman untuk menyusui
  • Carilah tempat yang tenang dan nyaman untuk menyusui, dan rilekskan/tenangkan pikiran kamu dalam memberikan ASI/menyusui sehingga ASI dapat keluar dengan lancar.
  • Jangan ragu untuk meminta bantuan kepada pasangan/suami kamu, ketika kamu mengalami kesulitan dalam menyusui bayi.
  • Istirahat yang cukup, ingatlah tubuh yang kelelahan dapat menghambat produksi ASI.

Biasanya seorang ibu dapat merasakan kapan bayi kamu membutuhkan/menginginkan ASI, jika kamu kurang peka, amati dan kenali tkamu-tkamu yang ditunjukan bayi kamu,
  • Dari tangisan bayi
  • Dari gerakan-gerakan yang tidak beraturan
  • Apakah memang sudah waktunya ia mendapatkan ASI (kira-kira 2-3 jam sekali)
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sentuhan kulit ke kulit, kontak mata dan suara lembut sang ibu selama kegiatan menyusui dapat memberi bayi kehangatan, kasih sayang, rasa nyaman serta stimulasi fisik dan sosial yang dibutuhkannya, yang pada akhirnya dapat menumbuhkan ikatan (bonding) antara ibu dan bayi. Suasana menyusui seperti ini akan dapat membantu bayi memkamung lingkungan sekitarnya sebagai tempat yang aman dan menyenangkan, sehingga akan lebih besar kemungkinannya ia tumbuh lebih percaya diri.


Selain sebagai media informasi islami, kami juga berbagi seputar bisnis di indonesia, anda bisa membacanya pada artikel terkait dibawah ini :


Penelusuran terkait Kesehatan Reproduksi

Berlangganan artikel
Daftarkan e-mail Anda dibawah ini
Selanjutnya cek e-mail untuk verifikasi.
Kategori Terpopuler

0/Posting Komentar/Komentar